Pengelolaan DP

BAPEPAMLK : DANA PENSIUN : Pengelolaan Dana Pensiun

Pengelolaan Dana Pensiun

HOME DP BAPEPAM-LK

Prinsip Penyelenggaraan Dana Pensiun
Pendanaan
Manfaat Pensiun
Kekayaan dan Investasi
Manajemen dan Operasional
Kepesertaan

Prinsip Penyelenggaraan Dana Pensiun

1.Prinsip Kejelasan Maksud dan Tujuan Program
Jaminan terhadap kesinambungan penghasilan

2. Prinsip Independensi
•Kelembagaan: berstatus badan hukum
•Manajemen Operasional dimana Asas Keterpisahan Kekayaan atau Segregated Assets dan Hak pengurus mengadakan perjanjian dgn pihak ketiga
•Pengawasan dimana Pengawasan dilakukan oleh Dewan Pengawas yang terdiri atas wakil-wakil dari pemberi kerja dan peserta dengan jumlah yang sama

3.Prinsip Akuntabilitas
•Dewan Pengawas wajib mengumumkan laporan hasil pengawasannya kepada Peserta
•Laporan keuangan Dana Pensiun setiap tahun harus diaudit oleh akuntan publik yang ditunjuk oleh Dewan Pengawas
•Pendiri/Mitra Pendiri, Pengurus, dan Penerima Titipan wajib memperlihatkan seluruh dokumen/keterangan untuk keperluan pemeriksaan
•Dana Pensiun wajib mengumumkan neraca dan perhitungan hasil usahanya kepada Peserta

4.Prinsip Transparansi
•Pengurus wajib menyampaikan keterangan mengenai setiap perubahan peraturan Dana Pensiun dan hal-hal yang terjadi dalam rangka kepesertaan kepada Peserta
•Pengurus wajib mengumumkan perkembangan portofolio investasi dan hasil pengembangannya kepada Peserta dan melaporkannya kepada Pendiri dan Dewan Pengawas

5.Prinsip Perlindungan Konsumen
•Perubahan Peraturan Dana Pensiun tidak boleh mengurangi manfaat pensiun
•Setiap karyawan berhak menjadi Peserta, bila berusia 18 tahun atau telah kawin, dan memiliki masa kerja satu tahun
•Hak atas manfaat pensiun tak dpt dijaminkan, dialihkan/disita
•Semua transaksi penyerahan, pembebanan, pengikatan, pembayaran sebelum jatuh tempo atau penjaminan manfaat pensiun dinyatakan batal demi hukum
•Pengembalian kekayaan Dana Pensiun kepada pemberi kerja, dilarang
•Saat likuidasi, peserta dan pensiunan/ahli waris memiliki hak utama dalam pembagian kekayaan Dana Pensiun
•Kekayaan Dana Pensiun Lembaga Keuangan dikecualikan dari setiap tuntutan hukum atas kekayaan Pendirinya

6.Prinsip Struktur Pengendalian Intern
•Tugas, kewajiban, dan tanggung jawab Pendiri, Mitra Pendiri, Dewan Pengawas, dan Pengurus diatur dalam Undang Undang Dana Pensiun dan peraturan pelaksanaannya
•Dana Pensiun tak diperkenankan melakukan pembayaran apapun, kecuali pembayaran yang ditetapkan dalam Peraturan Dana Pensiun
•Dana Pensiun tidak diperkenankan meminjam atau mengagunkan kekayaannya sebagai jaminan atas suatu pinjaman
•Tidak satu bagianpun dari kekayaan Dana Pensiun dapat dipinjamkan atau diinvestasikan pada pihak-pihak terafiliasi
•Bentuk dan susunan laporan keuangan Dana Pensiun harus sesuai dengan Keputusan Direktur Jenderal Lembaga Keuangan Nomor 2345/KEP-LK/2003

7.Prinsip Kualifikasi Penyelenggara
•Kualifikasi Pengurus dan Dewan Pengawas (kecuali yang terakhir) adalah Warga Negara Indonesia, berakhlak dan moral yang baik, belum pernah dihukum pidana ekonomi, dan berpengetahuan atau berpengalaman di bidang Dana Pensiun
•Pengurus tidak boleh merangkap jabatan Pengurus Dana Pensiun lain, atau direksi, atau jabatan eksekutif lainnya

Ke Atas

Pendanaan

Iuran Normal

•Sumber utama kekayaan Dana Pensiun

•Untuk mendanai bagian dari nilai sekarang manfaat pensiun yang dialokasikan pada tahun yang bersangkutan sesuai dengan metode perhitungan aktuaria yang digunakan

Jenis Iuran Normal

•Iuran Normal Pemberi Kerja

Dibayarkan oleh Pemberi Kerja & ditetapkan dengan perhitungan aktuaris

•Iuran Normal Peserta

Dibayarkan oleh Peserta & ditetapkan dalam Peraturan Dana Pensiun

Iuran Tambahan (khusus untuk Program Pensiun Manfaat Pasti)

Digunakan untuk mendanai defisit yang timbul

Ke Atas

Manfaat Pensiun

Pengertian

•Pembayaran berkala yang dibayarkan kepada peserta pada saat dan dengan cara yang ditetapkan dalam Peraturan Dana Pensiun

•Pembayaran manfaat pensiun dapat dilakukan secara berkala atau sekaligus

•Tak dapat digunakan sebagai jaminan atas pinjaman, dialihkan atau disita

•Besarnya dipengaruhi oleh Masa Kerja, Faktor Penghargaan, Penghasilan Dasar Pensiun, jenis manfaat pensiun

•Perubahan Peraturan Dana Pensiun tidak boleh mengurangi manfaat pensiun

•Semua transaksi penyerahan, pembebanan, pengikatan, pembayaran sebelum jatuh tempo atau penjaminan manfaat pensiun dinyatakan batal demi hukum

Jenis Manfaat Pensiun :

•Manfaat Pensiun Normal

•Manfaat Pensiun Dipercepat

•Manfaat Pensiun Ditunda

•Manfaat Pensiun Janda/duda/Anak

•Manfaat Pensiun Cacat

Rumus Manfaat Pensiun :

•Program pensiun manfaat pasti = Faktor Penghargaan x Masa Kerja x Penghasilan Dasar Pensiun

•Program pensiun iuran pasti = akumulasi iuran + hasil pengembangannya

•Manfaat pensiun diatur dengan Keputusan Menteri Keuangan Nomor 343/KMK.017/1998 tentang Iuran dan Manfaat Pensiun sebagaimana telah diubah dengan Keputusan Menteri Keuangan Nomor 231/KMK.06/2002 tentang Perubahan Atas Keputusan Menteri Keuangan Nomor 343/KMK.017/1998 tentang Iuran dan Manfaat Pensiun

Ke Atas

Kekayaan dan Investasi

•Dikelola secara sehat untuk mencapai hasil yang optimal. Memperhatikan prinsip kehati-hatian, “don’t put your eggs in to one basket”

•Kebijaksanaan investasi ditetapkan oleh Pendiri atau Pendiri dan Dewan Pengawas dalam Arahan Investasi

•Investasi Dana Pensiun hanya dapat ditempatkan pada jenis investasi berikut ini:

1.Deposito Berjangka pada Bank

2.Deposito on call pada Bank

3.Sertifikat Deposito pada Bank

4.saham yang tercatat di Bursa Efek

5.obligasi yang tercatat di Bursa Efek

6.penempatan langsung pada saham yang diterbitkan oleh badan hukum yang didirikan berdasarkan hukum Indonesia

7.surat pengakuan utang yang diterbitkan oleh badan hukum yang didirikan berdasarkan hukum Indonesia

8.tanah di Indonesia

9.bangunan di Indonesia

10.tanah dan bangunan di Indonesia

11.unit penyertaan reksadana sebagaimana dimaksud dalam Undang-undang tentang Pasar Modal

12.Sertifikat Bank Indonesia; dan atau

13.surat berharga yang diterbitkan oleh Pemerintah Republik Indonesia

Diatur dengan Keputusan Menteri Keuangan Nomor 511/KMK.06/2002 tentang Investasi Dana Pensiun.

Ke Atas

Manajemen dan Operasional

•Pendiri Dana Pensiun

Adalah setiap Orang atau Badan yang mempekerjakan karyawan dapat mendirikan Dana Pensiun Pemberi Kerja, untuk menyelenggarakan program pensiun bagi karyawannya

Kewajiban Pendiri

•Membuat pernyataan tertulis mengenai kesediaannya untuk membiayai penyelenggaraan Dana Pensiun & bertanggung jawab atas kecukupan dana untuk memenuhi kewajibannya membayar manfaat pensiun

Membayar iuran, baik iuran normal maupun iuran tambahan

Memungut iuran peserta dan menyetorkannya ke Dana Pensiun (apabila peserta mengiur)

Memperlihatkan buku, catatan, dokumen serta memberikan keterangan yang diperlukan dalam rangka pemeriksaan langsung oleh Menkeu

Wewenang Pendiri

Mendirikan/Membubarkan Dana Pensiun

Menetapkan dan mengubah Peraturan Dana Pensiun

Menunjuk dan memberhentikan Pengurus dan Dewan Pengawas

Menunjuk Penerima Titipan

Menetapkan Arahan Investasi

Hak Pendiri

Mendapat laporan dari Pengurus mengenai perkembangan portofolio investasi dan hasilnya

Menerima pertanggungjawaban dari Pengurus mengenai pengelolaan Dana Pensiun

Mendapat laporan dari dewan pengawas mengenai hasil pengawasannya atas pengelolaan Dana Pensiun

Mitra Pendiri Dana Pensiun

Adalah Pemberi Kerja yang ikut serta dalam Dana Pensiun yang didirikan oleh Pendiri untuk kepentingan Karyawan Mitra Pendiri

Kewajiban Mitra Pendiri

Menyatakan kesediaannya untuk tunduk pada PDP yang ditetapkan Pendiri

Memberi kuasa penuh pada Pendiri untuk melaksanakan PDP

Menyatakan kesediaannya untuk membiayai penyelenggaraan program pensiun untuk karyawannya

Memungut iuran Peserta Mitra Pendiri dan menyetorkannya ke DP (apabila peserta mengiur)

Memperlihatkan buku, catatan, dokumen dan memberikan keterangan yang diperlukan dalam rangka pemeriksaan langsung oleh Menkeu

Memberikan data kepesertaan Karyawan Mitra Pendiri ke DP

Hak Mitra Pendiri

Pendiri dapat mengakhiri kepesertaan Karyawan Mitra Pendiri dari Dana Pensiun dengan memenuhi ketentuan yang berlaku

Memperoleh keterangan dan data dari pengurus dan dewan pengawas ttg hal-hal yang berhubungan dengan DP

Memberikan usul, saran dan pendapat untuk kelancaran dan pengembangan DP

Dewan Pengawas Dana Pensiun

Persyaratan Dewan Pengawas

WNI, memiliki akhlak dan moral yang baik, tidak pernah melakukan perbuatan tercela di bidang perekonomian dan atau dihukum karena melakukan tindak pidana perekonomian

Ditunjuk dan diberhentikan oleh Pendiri

Tidak dapat merangkap jabatan Pengurus

Terdiri dari Wakil Peserta dan wakil Pemberi Kerja dalam jumlah yang sama

Direksi atau pejabat yang setingkat dengan itu dalam Pemberi Kerja tidak dapat ditunjuk sebagai wakil Peserta

Wakil Peserta adalah karyawan yang menjadi Peserta dan atau Pensiunan

Jika wakil Peserta > 1 org dan jml Pensiunan > 50 org, mk min. 1 wk Peserta hrs berasal dr Pensiunan

Wakil Pemberi Kerja dapat berasal dari Karyawan atau bukan Karyawan

Tugas dan Wewenang Dewan Pengawas

Mengawasi pengelolaan Dana Pensiun

Menunjuk akuntan publik dan aktuaris

Bersama Pendiri menetapkan Arahan Investasi ( dalam hal PPIP )

Menyetujui Rencana Investasi

Kewajiban Dewan Pengawas

Membuat pernyataan tertulis tentang kesediaannya ditunjuk sebagai anggota Dewan Pengawas

Bersama Pengurus membicarakan secara berkala pendapat dan saran dari Peserta mengenai perkembangan portofolio investasi dan hasilnya

Melaporkan hasil pengawasannya kepada Pendiri dan mengumumkan salinannya kepada Peserta

Pengurus Dana Pensiun

Syarat Pengurus

WNI, memiliki akhlak dan moral yang baik, tidak pernah melakukan perbuatan tercela di bidang perekonomian dan atau dihukum karena melakukan tindak pidana perekonomian, memiliki pengetahuan dan atau pengalaman di bidang Dana Pensiun (dibuktikan dengan kepemilikan sertifikat pengetahuan dasar dan pengetahuan lanjutan di bidang Dana Pensiun)

Ditunjuk dan diberhentikan oleh Pendiri

•Tidak dapat merangkap jabatan Pengurus dana pensiun lain atau Direksi dan atau jabatan eksekutif pada perusahaan lain

Wewenang Pengurus

Membuat perjanjian dengan Penerima Titipan

Membuat perjanjian dengan pihak ketiga

Melakukan tindakan hukum untuk dan atas nama Dana Pensiun dan mewakili Dana Pensiun di dalam atau di luar pengadilan

Kewajiban Pengurus

Mengelola Dana Pensiun

Mengumumkan perkembangan portofolio investasi dan hasilnya pada peserta sekurang-kurangnya 6 bln sekali dan melaporkannya kepada Pendiri dan Dewan Pengawas

Melaporkan perkembangan portofolio investasi dan hasilnya kepada Pendiri dan Dewan Pengawas minimal 6 bulan sekali

Melaporkan kepada menteri Keuangan, Laporan keuangan dan perkembangan investasi dan hasilnya yang telah diaudit Akuntan Publik paling lambat 5 bulan setelah tahun buku beserta laporan semesteran paling lambat 2 bulan tiap akhir semester, Laporan teknis, Laporan Aktuaris minimal 3 tahun sekali dan Laporan apabila Pendiri tidak membayar iuran 3 bulan berturut-turut

––

Mengumumkan pembentukan Dana Pensiun dan pengesahan Peraturan Dana Pensiun dengan menempatkan Keputusan Menteri Keuangan tentang pengesahan Dana Pensiun pada Berita Negara RI

Memberitahukan kepada Pendiri apabila Mitra Pendiri tidak membayar iuran 3 bulan berturut-turut atau Mitra Pendiri bubar

Memperlihatkan buku, catatan, dokumen dan memberikan keterangan yang diperlukan dalam rangka pemeriksaan langsung oleh Menkeu

Menyampaikan kepada Peserta, Neraca dan perhitungan hasil usaha, Hal-hal yang timbul dalam kepesertaan dan Setiap perubahan Peraturan Dana Pensiun


Menyusun tata cara bagi Peserta untuk menyampaikan saran dan pendapat mengenai perkembangan portofolio investasi dan hasilnya dan membicarakan saran dan pendapat dimaksud bersama Pendiri dan Dewan Pengawas

Tanggung Jawab Pengurus

Pengurus masing-masing atau bersama-sama bertanggung jawab secara pribadi atas segala kerugian yang timbul pada kekayaan Dana Pensiun akibat tindakan Pengurus yang melanggar atau melalaikan tugas dan atau kewajibannya

Pengurus bertanggung jawab kepada Pendiri

Ke Atas

Kepesertaan

Setiap karyawan yang termasuk dalam golongan karyawan yang memenuhi syarat kepesertaan dalam Dana Pensiun yang didirikan oleh Pemberi Kerja, berhak menjadi Peserta apabila telah berusia setidak-tidaknya 18 tahun atau telah menikah dan telah memiliki masa kerja sekurang-kurangnya 1 tahun, pada Pendiri atau Mitra Pendiri

Tidak bersifat wajib

Tidak dapat mengundurkan diri atau menuntut haknya dari Dana Pensiun bila masih memenuhi syarat kepesertaan

Kewajiban Peserta

Membayar iuran kepada Dana Pensiun

Membuat pernyataan tertulis tentang kesediaannya dipotong gaji untuk membayar iuran pensiun tiap bulan

Mematuhi Peraturan Dana Pensiun dan peraturan pelaksanaannya

Memberikan keterangan/data kepesertaannya termasuk mendaftarkan suami/istri,anak dan pihak yg ditunjuk beserta perubahannya dengan lengkap dan benar dan sesuai bukti yang sah

Hak Peserta

Mendapatkan Manfaat Pensiun

Mengajukan wakilnya dalam Dewan Pengawas

Memperoleh pengumuman dari Pengurus mengenai perkembangan portofolio investasi dan hasilnya minimal 6 bln sekali

menyampaikan saran dan pendapat kepada Pendiri, Pengurus dan Dewan Pengawas mengenai perkembangan portofolio investasi dan hasilnya

Memperoleh salinan hasil pengawasan Dewan Pengawas atas pengelolaan Dana Pensiun

Ke Atas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: